Pengertian
Perencanaan Manajemen
Perencanaan manajemen
adalah sejumlah kegiatan yang ditentukan sebelumnya untuk dilaksanakan pada
suatu periode tertentu dalam rangka mencapai tujuan yang
ditetapkan. Perencanaan manajemen menurut Bintoro
Tjokroaminoto dalam Husaini Usman (2008) adalah proses mempersiapkan
kegiatan-kegiatan secara sistematis yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan
tertentu. Prajudi Atmosudirjo dalam Husaini Usman (2008) juga berpendapat
bahwa perencanaan manajemen adalah perhitungan dan
penentuan tentang sesuatu yang akan dijalankan dalam rangka mencapai tujuan
tertentu, siapa yang melakukan, bilamana, di mana, dan bagaimana cara
melakukannya.
Dari
pengertian-pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa perencanaan manajemen
adalah kegiatan yang akan dilaksanakan di masa yang akan datang untuk mencapai
tujuan dan dalam perencanaan manajemen itu mengandung beberapa
unsur, diantaranya sejumlah kegiatan yang ditetapkan sebelumnya, adanya proses,
hasil yang ingin dicapai, dan menyangkut masa depan dalam waktu tertentu.
Pelaksanaan dan pengawasan termasuk pemantauan, penilaian, dan pelaporan
merupakan unsur yang tidak bisa dilepaskan dari perencanaan manajemen.
Dalam perencanaan manajemen diperlukan pengawasan
agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan.
Dalam
perencanaan manajemen ada beberapa langkah,
diantaranya adalah:
Tahap
I: menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan,
Tahap
II: merumuskan keadaan saat ini,
Tahap
III: mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan, dan
Tahapa
IV: mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan.
JENIS
JENIS PERENCANAAN DALAM ORGANISASI
·
Perencanaan Jangka Panjang
Perencanaan ini meliputi jangka waktu hingga 10 tahun keatas
dalam perencanaan ini belum di tampilkan sasaran sasaran yang bersifat
kuantitatif tetapi lebih kepada proyeksi atau perspektif atas keadaan ideal
yang di inginkan dan pencapaian keadaan yang bersifat pundapental. Cohtoh ,
Propenas
·
Perencanaan Jangka Menengah
Jangka waktunya 3 sampai 8 tahun. Di Indonesia umunya 5
tahun. Ini merupakan penjabaran atau uraian perencanaan jangka panjang,
walaupun perencanaan jangka menengah ini masih bersifat umum tetapi sudah di
tampilkan sasaran yang di proyeksikan secara kuantitatif. Contoh, Propeda
·
Perencanaan Jangka Pendek
Jangka waktunya 1 tahun. Perencanaan ini di sebut juga
perencanaan operasional tahunan . contoh ,proyek- proyek
·
Perencanaan Dimensi Spasial
Merupakn perencanaan yang memiliki kararkter yang terkait dengan
ruang dan batasan wilayah. Darai dimesi spasial ini dikenal Perencanaan
Nasional, Perencanaan Regional, Perencanaan Tata Ruang, dan Tatat Tanah
·
Perencanaan Nasional
Suatu Proses penyusunan perencanaan berskala nasional sebagai
konsensus dan komitmen seluruh rakyat Indonesia yang terarah terpadu dan
menyeluruh untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur memperhitungkan dan
memanfaatkan sumber daya nasional dan memperhatikan perkembangan internasional.
Contoh, Propenas dan perencanaan pendidikan nasional
·
Perencanaan Regional
Pilihan antar sector dan hubungan antar sector dalam suatu
wilayah atau daerah sehingga disebut juga sebagai perencanaan daerah ataou
wilayah. contoh ,Propeda, perencanaan pendidikan di provinsi,
Kabupaten/Kota
·
Perencanaan Tata Ruang
Perencanaan yang mengupayakan pemanfaatan fungsi kawasan
tertentu, mengembangkan secara seimbang, baik secara ekologis, geografis,
maupun demografis. Contoh, Perencanaan tata ruang kota, perencanaan permukiman,
perencanaan daerah transmigrasi, dan proyek proyek
3. Perencanaan
Dari Dimensi Tingkatan Teknis Perencanaan
·
Perencanaan Makro
Perencanaan tentang ekonomi dan nonekonomi secara eksternal dan
internal. Perencanaan ini meliputi pendapatan nasional yang akan ditingkatkan,
tingkat konsumsi, investasi pemerintah, dan swasta eksport dan impor, pajak,
bunga bank, dan sebagainya
·
Perencanaan Mikro
Perencanaan yang disususun dan di sesuaikan dengan kondidi
otonomi daerah di bidang pendidikan. Perencanaan ini disebut juga
perencanaan pemetaan pendidikan. Namu perelu di perhatikan perbedaan antara
pemetaan sekolah dan peta sekolah, peta sekolahhanya mengambarkan lokasi
sekolah sedangkan pemetaan sekolah tidak hanya mengambarkan lokasi sekolah
namun mengambarkan berbagai data, informasi, dan faktor faktor yag dapat
mempengaruhi perkembangan pendidikan, baik data kualitatif maupun kuantitatif,
kebutuhan guru, sarana dan prasarana dan sebagainya
Tujuan Pemetaan Sekolah adalah 1. Untuk mengetahui keadaan
lengkap sekolah dan 2 untuk menata kembali jaringan persekolahan dengan
permukiman pendidik secara baik sehingga sekolah dapat dimanfaatkan seefesien
dan seefektif mungkin Faktor yang mempengaruhi percencanaan ini antara lain
Kebijakan/Ketentuan /standar/, geografis,demografi, dan
infrastruktur secara nonteknis antara lain aspirasi masyarakat, terhadap
pendidikan, sosial ekonomi dan budaya masyarakat, politik,dan keamanan
·
Perencanaan Sektoral
Kumpulan program dan kegiatan pendidikan yang mempunyai
persamaan ciri dan tujuan
·
Perencanaan Kawasan
Perencanaan yang memperhatikan keadaan lingkungan kawasan
tertentu sebagai pusat kegiatan dengan keunggulan komparatif dan kompetitif
Perencanaan Proyek
Perencanaan Operasional yang menyangkut operasionalisasi
kebijakan dan pembangunan dalam rangka mencapai sasaran sector dan tujuan
pembangunan
4. Perencanaan
dari Dimensi Jenis
Anen (2000) Menyebut jenis perencanaan seperti ini sebagai
berikut :
·
Perencanaan Dari atas ke Bawah
·
Perencanaan Dari Bawah ke Atas
·
Perencanaan Menyerong Kesamping
·
Perencanaan Mendatar
·
Perencanaan Menggelinding
·
Perencanaan Gabungan Atas Kebawah dan
Bawah Keatas
Daftar Pustaka:
Husaini Usman. Manajemen(Jakarta: Bumi
Aksara, 2008).
T. Hani Handoko. Manajemen (Yogyakarta: BPFE,
1984).
Sri Wiludjeng. Pengantar Manajemen (Yogyakarta:
Garaha Ilmu, 2007).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar